Pages

Followers

Powered by Blogger.

Tuesday, September 10, 2013

Wow, Satu Gram DNA Menyimpan Data 2,2 juta GB

Tahukah Anda, satu gram DNA dapat menyimpan file hingga mencapai 2,2 juta gigabit data informasi atau berkisar 468 ribu DVD, yang mampu bertahan hingga lebih dari enam ratus tahun tanpa penulisan ulang.

Banyak ilmuwan biologi molekul sedang membicarakan tentang teknologi penyimpanan DNA. Dan memang teknologi ini masih asing bagi kita, tapi sebenarnya tidak jika kita mengerti bagaimana kapasitas penyimpanan pada tubuh manusia.


nist.gov

Bayangkan saja, sejak kita dilahirkan terus merekan dan mempelajari segala hal. Dimana semua itu tersimpan? Puluhan tahun kita hidup didunia tetap terus merekam, dan itu membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar, jauh lebih besar dari teknologi yang ada saat ini.

Para peneliti dari Inggris telah mengkodekan DNA dan menerjemahkan materi genetik untuk merekonstruksi informasi tertulis, baik berupa suara maupun visual. Pada tahun lalu, peneliti bioengineers Sriram Kosuri dan George Church dari Harvard Medical School menyatakan bahwa mereka telah menyimpan salinan salah satu kitab Gereja yang tersimpan di DNA, dengan kepadatan sekitar 700 terabit per gram, lebih dari enam kali lipat lebih padat daripada penyimpanan data pada hard disk komputer.

Saat ini penelitian yang dipimpin para ahli biologi molekuler, diantaranya Nick Goldman dan Ewan Birney dari European Bioinformatics Institute (EBI) berpusat di Hinxton-Inggris, penelitian mereka dirilis pada jurnal Nature, menyatakan bahwa mereka telah meningkatkan skema pengkodean DNA untuk meningkatkan kepadatan penyimpanan hingga 2,2 petabyte per gram, tiga kali lipat dari temuan sebelumnya.

Tim pertama pertama kali menerjemahkan kata-kata tertulis atau data lain ke dalam kode biner standar (0s dan 1s) dan kemudian mengkonversikannya kedalam kode trinary. Langkah berikutnya menulis ulang data string menjadi kimia DNA, seperti Gs, Cs, dan Ts. Kepadatan penyimpanan satu gram DNA mencapai 2,2 juta gigabit data informasi, atau berkisar 468 ribu DVD. Para peneliti juga menambahkan skema pengkoreksian kesalahan, beberapa kali melakukan pengkodean informasi, untuk memastikan bahwa hal itu bisa dibaca kembali dengan tingkat akurasi 100 persen.

Penjelasan diatas sama seperti yang dilakukan pada tubuh kita, setiap detik terus menulis tanpa henti, dan bisa terbaca kembali. Selain menunjukkan kemampuan penyimpanan informasi pada DNA, Goldman, Birney, dan rekannya juga meninjau kapan teknologi ini layak digunakan. Sementara Large Hadron Collider, telah menghasilkan 15 petabyte data setiap tahun, jadi kebutuhan untuk penyimpanan arsip besar saat ini berkembang pesat.

foxnews.com

Saat ini lembaga usaha dan institusi arsip data menyimpan data mereka pada pita magnetik, dan untuk menjaga data yang aman selama beberapa dekade memerlukan penulisan ulang secara berkala (pastinya ada penambahan biaya perawatan).

Sementara DNA bisa sangat stabil hingga ribuan tahun jika disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Biaya sintesis DNA sesuai dengan menulis kode dan membaca kode bisa terselesaikan dengan cepat, data sangat memungkinkan untuk diarsipkan dalam waktu 600 tahun atau lebih.

Tetapi biaya sintesis DNA menjadi bagian paling mahal hingga 100 kali lipat, dan mungkin akan mengalami penurunan sekitar 50 tahun. Biaya bukan menjadi penghalang, ketika data dituliskan ke dalam DNA maka pengguna tidak dapat mengubah atau menulis ulang, tidak seperti teknologi penyimpanan data yang ada saat ini. 

Pengguna tidak bisa mengakses setiap bagian informasi tertentu, melainkan harus mengikuti urutan penulisan yang telah diarsipkan dalam DNA. Sebagai contoh penulisan data 1,2,3,4 dan 5, pengguna harus membaca urutan dan tidak bisa melompati salah satunya.

Dari penjabaran di atas, bisa jadi orang yang punya kemampuan 'membaca' pikiran Anda hanya dengan menyentuh tangan misalnya, sebenarnya dia cuma membaca record yang pernah kita simpan sejak lahir.

Friday, September 6, 2013

Mewujudkan Pendidikan Karakter Yang Berkualitas


Mewujudkan Pendidikan Karakter Yang Berkualitas
Dalam tataran teori, pendidikan karakter sangat menjanjikan bagi menjawab persoalan pendidikan di Indonesia. Namun dalam tataran praktik, seringkali terjadi bias dalam penerapannya. Tetapi sebagai sebuah upaya, pendidikan karakter haruslah sebuah program yang terukur pencapaiannya. Bicara mengenai pengukuran artinya harus ada alat ukurnya, kalo alat ukur pendidikan matematika jelas, kasih soal ujian jika nilainya diatas strandard kelulusan artinya dia bisa. Nah, bagaimana dengan pendidikan karakter?
Jika diberi soal mengenai pendidikan karakter maka soal tersebut tidak benar-benar mengukur keadaan sebenarnya. Misalnya, jika anda bertemu orang yang tersesat ditengah jalan dan tidak memiliki uang untuk melanjutkan perjalananya apa yang anda lakukan? Untuk hasil nilai ujian yang baik maka jawabannya adalah menolong orang tersebut, entah memberikan uang ataupun mengantarnya ke tujuannya. Pertanyaan saya, apabila hal ini benar-benar terjadi apakah akan terjadi seperti teorinya? Seperti jawaban ujian? Lalu apa alat ukur pendidikan karakter? Observasi atau pengamatan yang disertai dengan indikator perilaku yang dikehendaki. Misalnya, mengamati seorang siswa di kelas selama pelajaran tertentu, tentunya siswa tersebut tidak tahu saat dia sedang di observasi. Nah, kita dapat menentukan indikator jika dia memiliki perilaku yang baik saat guru menjelaskan, anggaplah mendengarkan dengan seksama, tidak ribut dan adanya catatan yang lengkap. Mudah bukan? Dan ini harus dibandingkan dengan beberapa situasi, bukan hanya didalam kelas saja. Ada banyak cara untuk mengukur hal ini, gunakan kreativitas anda serta kerendahan hati untuk belajar lebih maksimal agar pengukuran ini lebih sempurna.
Membentuk siswa yang berkarakter bukan suatu upaya mudah dan cepat. Hal tersebut memerlukan upaya terus menerus dan refleksi mendalam untuk membuat rentetan Moral Choice (keputusan moral) yang harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata, sehingga menjadi hal yang praktis dan reflektif. Diperlukan sejumlah waktu untuk membuat semua itu menjadi custom (kebiasaan) dan membentuk watak atau tabiat seseorang. Menurut Helen Keller (manusia buta-tuli pertama yang lulus cum laude dari Radcliffe College di tahun 1904) “Character cannot be develop in ease and quite. Only through experience of trial and suffering can the soul be strengthened, vision cleared, ambition inspired, and success achieved”.
Selain itu pencanangan pendidikan karakter tentunya dimaksudkan untuk menjadi salah satu jawaban terhadap beragam persoalan bangsa yang saat ini banyak dilihat, didengar dan dirasakan, yang mana banyak persoalan muncul yang di indentifikasi bersumber dari gagalnya pendidikan dalam menyuntikkan nilai-nilai moral terhadap peserta didiknya. Hal ini tentunya sangat tepat, karena tujuan pendidikan bukan hanya melahirkan insan yang cerdas, namun juga menciptakan insan yang berkarakter kuat. Seperti yang dikatakan Dr. Martin Luther King, yakni “intelligence plus character that is the goal of true education” (kecerdasan yang berkarakter adalah tujuan akhir pendidikan yang sebenarnya).
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk merealisasikan pendidikan karakter di sekolah. Konsep karakter tidak cukup dijadikan sebagai suatu poin dalam silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran di sekolah, namun harus lebih dari itu, dijalankan dan dipraktekan. Mulailah dengan belajar taat dengan peraturan sekolah, dan tegakkan itu secara disiplin. Sekolah harus menjadikan pendidikan karakter sebagai sebuah tatanan nilai yang berkembang dengan baik di sekolah yang diwujudkan dalam contoh dan seruan nyata yang dipertontonkan oleh tenaga pendidik dan kependidikandi sekolah dalam keseharian kegiatan di sekolah.
Di sisi lain, pendidikan karakter merupakan upaya yang harus melibatkan semua pemangku kepentingan dalam pendidikan, baik pihak keluarga, sekolah dan lingkungan sekolah dan juga masyarakat luas. Oleh karena itu, langkah awal yang perlu dilakukan adalah membangun kembali kemitraan dan jejaring pendidikan yang kelihatannya mulai terputus diantara ketiga stakeholders terdekat dalam lingkungan sekolah yaitu guru, keluarga dan masyarakat. Pembentukan dan pendidikan karakter tidak akan berhasil selama antara stakeholder lingkungan pendidikan tidak ada kesinambungan dan keharmonisan. Dengan demikian, rumah tangga dan keluarga sebagai lingkungan pembentukan dan pendidikan karakter pertama dan utama harus lebih diberdayakan yang kemudian didukung oleh lingkungan dan kondisi pembelajaran di sekolah yang memperkuat siklus pembentukan tersebut. Di samping itu tidak kalahpentingnya pendidikan di masyarakat. Lingkungan masyarakat juga sangat mempengaruhi terhadap karakter dan watak seseorang. Lingkungan masyarakat luas sangat mempengaruhi terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilaietika, estetika untuk pembentukan karakter. Menurut Qurais Shihab (1996; 321), situasi kemasyarakatan dengansistem nilai yang dianutnya, mempengaruhi sikap dan cara pandang masyarakat secara keseluruhan. Jika sistem nilaidan pandangan mereka terbatas pada kini dan disini, maka upaya dan ambisinya terbatas pada hal yang sama.
Ingin mewujudkan pendidikan karakter yang berkualitas? Maka kuncinya sudah dipaparkan diatas, ada alat ukur yang benar sehingga ada evaluasi dan tahu apa yang harus diperbaiki, adanya tiga komponen penting (guru, keluarga dan masyarakat) dalam upaya merelaisasikan pendidikan karakter berlangsung secara nyata bukan hanya wacana saja tanpa aksi. Ingat, Pendidikan karakter melalui sekolah, tidak semata-mata pembelajaran pengetahuan semata, tetapi lebih dari itu, yaitu penanaman moral, nilai-nilai etika, estetika, budi pekerti yang luhur. Dan yang terpenting adalah praktekan setelah informasi tersebut di berikan dan lakukan dengan disiplin oleh setiap elemen sekolah.

10 Bekal Makan Siang Sekolah di Seluruh Dunia

Setiap negara punya ragam jenis makanan yang berbeda, termasuk jenis makan siang di berbagai sekolah. Ada banyak sekolah yang menyediakan jasa makan siang, dengan ragam menu berbeda.

Di setiap negara, ada bekal makan siang yang unik dan menggambarkan ciri khas nergara tersebut. Bekal makan siang para murid di Amerika Serikat jelas berbeda dengan bekal makan siang anak-anak Korea. 

Yok mari kita liat ragam2 makan siang sekolah di Berbagai Negara

1. Cina



China, hampir sama dengan makanan di Indonesia, yang pasti ada nasi dan sayur warna-warni.


2. Prancis



Prancis, hmm.. makan siang yang sederhana dan.. sepertinya kurang sehat.


3. India



India, bekal makan yang sangat sederhana, nasi dan kare.


4. Jepang



Jepang, sangat bervariasi, ada nasi, lauk hingga sup dan buah segar.


5. Korea



Korea, sehat sekali menu sekolah di Korea, mulai nasi, sayur, hingga buah.


6. Korea (lagi)

Spoilerfor Korea

Korea, sekali lagi bekal dari negara gingseng yang sangat berwarna-warni.


7. Malawi



Malawi, bekal makan sederhana ini juga mirip menu Indonesia, nasi dan sup kacang merah.


8. Swedia



Swedia, wah.. lihat, menu makan siang ini sangat berwarna dan penuh sayuran.


9. Amerika Serikat



Amerika Serikat, bekal makan yang serba fast food, ada es krim dan soft drink.


10. Amerika Serikat (lagi)



Amerika Serikat, sekali lagi, makanan ala fast food yang agaknya kurang sehat.



Nah itu gan berbagi macam makan siang sekolah di berbagai negara.
Kalo di Negara kita tercinta Indonesia apa ya makan siang nya 








Jajanan anak-anak Indonesia terdiri dari jajanan yang murah dan mungkin tidak berbahaya. karena dari beberapa survei yang telah dilakukan. ada beberapa jajanan yang mengandung unsur berbahaya untuk kesahatan

Bisa dilihat dan kita bisa simpulkan sendiri sangat jauh sekali perbedaannya.
sumber: http://www.kaskus.co.id/post/51a6282c38cb172b67000006#post51a6282c38cb172b67000006

Desain Kaos

Awalnya bikin desain ini sih gara" liat situs belanja online yang jual kaos" online gitu dengan berbagai desain sayangnya harganya lumayan mahal dan desainnya gak sesuai dengan yang dipengenin jadinya bikin desain ini rencananya sih pengen bikin kaos sendiri. oke langsung aja ..























5 Perangkat yang Terancam Punah karena Perkembangan Teknologi



1. Buku Telepon

Sebelum ditemukannya ponsel, orang-orang menggunakan telepon rumah sebagai sarana berkomunikasi. Untuk membantu mencatat nomer telepon penting maka dibuatlah buku telepon. Namun semenjak kehadiran ponsel dipasaran yang mempunyai fitur penyimpan kontak telepon, jasa dari buku telepon seolah tidak dibutuhkan lagi. Bahkan di eropa 10-30% dari sampah rumahan adalah buku telepon.

Quote:2. MP3 Players

Mp3 Player sempat populer di awal tahun 2000 yang pada saat itu belum terlalu banyak ponsel yang mempunyai fitur memutar musik. Jenis Mp3 player yang paling populer saat ini adalah iPod milik Apple. Namun dengan banyaknya ponsel yang mempunyai fitur pemutar musik dengan harga terjangkau, memiliki Mp3 player serasa mempunyai gadget yang sia-sia karena tidak ada fitur lain selain pemutar musik.

Quote:3. Keping DVD dan DVD player
DVD merupakan perangkat multimedia yang biasanya digunakan untuk menyimpan film. Dalam satu keping DVD original biasanya berisi 1 sampai 2 film. Semenjak kehadiran situs yang menyediakan file hosting, dimana kita dapat mengunduh film secara online peminat DVD semakin menurun. Ini dikarenakan mengunduh lebih hemat dan efisien dibandingkan membeli keping DVD.

Quote:4. Koran, Katalog dan Majalah

Koran, Katalog, dan Majalah merupakan media cetak yang digunakan sebagai media komunikasi cetak dan hiburan. Saat ini, media tersebut mulai ditinggalkan seiring melonjaknya popularitas internet di dunia. Peran koran digantikan oleh situs berita sementara katalog dan majalah digantikan oleh buku elektronik (E-book)

Quote:5. Uang

Saat ini, uang menjadi alat pembayaran yang digunakan semua orang didunia. Sebelum ditemukannya uang, transaksi jual beli dilakukan dengan menukar barang dengan harga jual yang sama (barter). Saat ini transaksi pembayaran selain menggunakan uang juga dapat menggunakan ATM dan kartu kredit. Walaupun berujung dengan memakai uang namun penggunaan ATM dan Kartu kredit dirasa lebih aman dan praktis.

Sumber:http://www.kaskus.co.id/thread/5131e0bf532acf5756000009

Tuesday, May 7, 2013

Berhasil bikin blog

akhirnya sekian lama rencana bikin blog dengan segala halangan yang merintang ternyata blog ini bisa terwujud. sebenernya si isi blog ini ga penting penting amat juga atau malah ga penting sama sekali hahaha
setidaknya gw bisa mencurahkan sebagian kehidupan gw atau perasaan gw .

 

Blogger news

Blogroll

About